Gajah Kominfo: Pada 2045 Indonesia Bakal Menjadi Negara Ekonomi TerkuatÂ

Jakarta, Selular. ID – Menteri Komunikasi serta Informatika Johnny G. Plate mendahulukan kembali visi Indonesia untuk menjadi bangsa digital yang maju & berani memiliki mimpi besar.

“Mimpi-mimpi besar ini perlu direalisasikan melalui upaya edukasi & peningkatan literasi serta capacity building masyarakat Indonesia, khususnya di dunia teknologi informasi dan komunikasi, ” tuturnya dalam acara Compfest Talk: Empowering and Education Society through Technological Innovation, Creative Industry, and Profesional Industry, belum lama ini.

Terlebih saat ini banyak negara yang sedang berupaya merealisasikan era society 5. 0 atau era masyarakat baru, seperti Jepang misalnya. “Meskipun berbeda konteks demografi dengan Indonesia, kita mampu belajar bahwa ruang siber & ruang fisik tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya, ” sambungnya.

Baca juga:   Kebijakan Blokir IMEI Terbentur Sejumlah Kendala

Saat itu Indonesia sedang memasuki era revolusi industri 4. 0. Menurutnya, pada tahap revolusi industri yang keempat ini, disrupsi teknologi digital semakin masif. “Berbeda dengan tahap revolusi industri sebelumnya, di tahap itu teknologi dan sistem digital laksana artificial inteligent, cloud coumputing, & internet of things, dimanfaatkan jadi alat untuk membantu aktivitas sehari-hari, ” papar Menteri Kominfo.

Lalu era disrupsi digital juga mendoronng teknologi informatika serta telekomunikasi sebagai hal yang sangat signifikan tidak hanya dalam kesibukan masyarakat tetapi juga dalam situasi perkembangan ekonomi negara.

Oleh karena itu, menurutnya inovasi teknologi digital hadir untuk mengakhiri permasalahan dan tantangan sosial ekonomi dalam masyarakat. Ia menyebutkan perihal demikian menjadikan manusia, benda, selalu sistem yang ada menjadi benar terhubung dalam suatu ruang cyber.

Indonesia menurut pemantauan   Menteri Johnny pada tahun 2045 mendatang di usia 1 abad diprediksi akan menjadi satu diantara dari 5 negara ekonomi terkuat dengan PDB yang diproyeksikan menyentuh lebih dari USD9 Triliun. Dengan khusus, sektor telekomunikasi akan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap order tersebut.

“Sebagai gambaran saja, di masa pandemi Covid-19 ini, saat sektor lain pada perekonomian Indonesia justru mendapat lagu yang besar dan kontraksi dengan sulit dihindarkan, sektor komunikasi & informatika tetap dapat positif sejumlah 9, 6 persen pada kuartal pertama tahun 2020 year-on-year, dan bahkan bertumbuh 2 digit sejumlah 10, 88 persen pada kuartal kedua tahun 2020 year-on-year, ” tandasnya.