Kominfo Pastikan Mesin CEIR Berjalan Wajar dan Baik-Baik Saja

Jakarta, Selular. ID – Beberapa waktu belakang, beredar informasi mengenai kapasitas mesin  Centralized Equipment Identity Register   (CEIR) telah menentang penuh sehingga mengganggu proses registrasi   International Mobile Equipment Identity  (IMEI).  

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pangkalan dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail, menyatakan mesin CEIR selama ini berjalan normal dan   baik-baik saja. Data IMEI perangkat HKT buatan dan impor terbaru sampai secara tanggal 10 Oktober sudah dimasukkan ke CEIR.

“Sudah diupload data IMEI ponsel terakhir yang kemarin sempat tertunda, ” jelasnya di Jakarta.

Sebagai pusat pengelolaan informasi IMEI, mesin CEIR dibangun oleh Uni Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) buat mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register dari 5 operator. Penyempurnaan pola dilakukan terus menerus untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI.  

Baca pula:   Kapasitas CEIR Bisa Ditambah, Asosiasi: Semua Wewenang Ada Di Pemerintah

“Kapasitas mesin CEIR saat ini mencukupi untuk menerima data terbaru, ” tegasnya.

Pengelolaan CEIR dikerjakan bersama oleh Kementerian Perindustrian serta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengoordinasikan operator telekomunikasi seluler menjalankan ketentuan pengendalian IMEI.

“Apabila ada produsen yang era ini belum bisa memasukan petunjuk nomor IMEI, mereka bisa segera berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian, ” ujarnya.

Pemerintah memberlakukan pengendalian IMEI mulai Selasa, 15 September 2020 Pukul 22. 00 WIB dengan menggunakan sistem CEIR.   Kebijakan pengendalian IMEI ditujukan untuk melindungi konsumen dan memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menghubungkan perangkat yang sah ke jaringan telekomunikasi.

Penyampaian keluhan layanan telekomunikasi dapat Kamu dapat menghubungi customer service atau mengunjungi gerai layanan operator telekomunikasi. Untuk hal yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi serta peristiwa lain diluar kewenangan operator telekomunikasi terkait dengan pengendalian IMEI mampu menghubungi Call Center Kementerian Kominfo 159.